Potensi Limbah Kulit Singkong sebagai Alternatif Material Akustik Ramah Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.30872/jlpf.v3i2.1125Keywords:
Akustik, Kulit Singkong, Ramah LingkunganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi limbah kulit singkong sebagai alternatif material akustik ramah lingkungan. Material akustik dibuat dengan cara mencampur serbuk kulit singkong dengan lem fox, kemudian dicetak, dan dikeringkan. Material akustik dibuat menjadi empat sampel dengan rasio komposisi lem fox dan kulit singkong yang berbeda-beda, yaitu 1:3, 1:4, 1:5, dan 1:6. Ukuran cetakan material akustik adalah sebesar 15×10 cm. Nilai efektivitas reduksi kebisingan dan koefisien serap bunyi paling optimum diperoleh pada material akustik dengan rasio lem fox dan kulit singkong sebesar 1:6. Nilai efektivitas penyerapan material akustik terhadap sumber bunyi dengan frekuensi 450 Hz yang berjarak 20 cm adalah sebesar 13,44%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, nilai efektivitas penyerapan oleh material akustik dari kulit singkong bergantung pada komposisi kulit singkong pada material akustik dan jarak sumber bunyi terhadap material akustik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit singkong berpotensi untuk dijadikan bahan peredam suara ramah lingkungan.
Downloads
References
Ardan, M., Siregar, N., & Mahda, N. (2020). Pembuatan Dinding Beton Ringan Akustik dengan Pemanfaatan Limbah Serat Serabut Kelapa ( Cocofiber ). 7(2), 73–77. https://doi.org/10.21063/JTS.2020.V702.04
Arenas, J. P., & Sakagami, K. (2020). Sustainable Acoustic Materials. Sustainability, 12(16), 6540. https://doi.org/10.3390/su12166540
Darlani, & Sugiharto. (2017). Kebisingan dan gangguan psikologis pekerja weaving loom dan inspection PT. Primatexco Indonesia. Journal of Health Education, 2(2), 130–137. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/jhe.v2i2.22618
Munifatuzzahroh, U. M., Yulianti, I., & Fianti, F. (2021a). Potensi Limbah Ampas Teh sebagai Alternatif Material Akustik Ramah Lingkungan. Physics Education Research Journal, 3(2), 113–120. https://doi.org/10.21580/perj.2021.3.2.8390
Munifatuzzahroh, U. M., Yulianti, I., & Fianti, F. (2021b). Potensi Limbah Ampas Teh sebagai Alternatif Material Akustik Ramah Lingkungan. Physics Education Research Journal, 3(2), 113–120. https://doi.org/10.21580/perj.2021.3.2.8390
Or, K. H., Putra, A., & Selamat, M. Z. (2017). Oil palm empty fruit bunch fibres as sustainable acoustic absorber. Applied Acoustics, 119, 9–16. https://doi.org/10.1016/j.apacoust.2016.12.002
Putra, A., Khair, F. A., & Nor, M. J. M. (2015). Utilizing hollow-structured bamboo as natural sound absorber. Archives of Acoustics, 40(4), 601–608. https://doi.org/10.1515/aoa-2015-0060
Said L, M., Nurmin, N., & Zelviani, S. (2020). Sudi analisis koefisian absorbsi papan akustik pada ketebaan bervariasi berbahan dasar limbah kulit jagung dan sabut kelapa (solusi alternatif ramah lingkungan). Jurnal Fisika Dan Terapannya, 7(1), 24. https://doi.org/10.24252/jft.v7i1.13484
Sailah, I., Mulyaningsih, F., Ismayana, A., Puspaningrum, T., Adnan, A. A., & Indrasti, N. S. (2020). Kinerja karbon aktif dari kulit singkong dalam menurunkan konsentrasi fosfat pada air limbah laundry. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 180–189. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2020.30.2.180
Saragih, L. (2019). Identifikasi dampak perkembangan teknologi terhadap tenaga kerja toko ritel indonesia: studi kasus toko x. Jurnal Kependudukan Indonesia, 14(1), 13. https://doi.org/10.14203/jki.v14i1.364
Silaban, Y. C., Setyowati, E., & Hardiman, G. (2018). The effects of acoustic material as absorption material for music room design by using reverberation time graph. Advanced Science Letters, 24(12), 9877–9881. https://doi.org/10.1166/asl.2018.13168
Simanjuntak, L., & Mahda, N. M. R. (2019). Pemanfaatan serat serabut kelapa sebagai dinding akustik opartisi. Journal of Civil Engineering, Building and Transportation, 2(1), 12. https://doi.org/10.31289/jcebt.v2i1.1958
Zhu, X., Kim, B. J., Wang, Q. W., & Wu, Q. (2014). Recent advances in the sound insulation properties of bio-based materials. BioResources, 9(1), 1764–1786. https://doi.org/10.15376/biores.9.1.1764-1786
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
JLPF (Jurnal Literasi Pendidikan Fisika) is an Open Access Journal. JLPF allows the author(s) to hold the copyright and to retain the publishing rights. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika by Physics Education Program, Universitas Mulawarman is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. This permits anyone to:
1. Share - copy and redistribute the material in any medium or format
2. Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
1. Attribution - You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
2. No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.