Values of Struggle in The Novel Bunga Di Hari Lalu by Galih Pranata

Authors

  • Nuraniki Afif Utami Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.30872/yupa.v10i1.5705

Keywords:

values of struggle, education, literary sociology, literacy, novel Bunga di Hari Lalu

Abstract

This study examines the values of struggle in Galih Pranata’s novel Bunga di Hari Lalu through a sociological approach to literature. The novel not only presents the love story of Soediro and Prillie, but also portrays the social realities experienced by indigenous people in the Dutch East Indies in the early twentieth century. Soediro is depicted as an intellectual who struggles through education, literacy, and social awareness. The findings show values of resistance to discrimination, perseverance, nationalism, education as a means of struggle, and morality. These values remain relevant beyond the colonial context and may inspire the present generation in facing social and educational challenges. Bunga di Hari Lalu therefore functions not only as a literary work, but also as a historical reflection and a source of inspiration for intellectual struggle.

References

Agustina, N., Salam, & Abidin, A. (2025). Nilai moral dalam Surga yang tak dirindukan karya Asma Nadia dan relevansinya dalam pembelajaran sastra Indonesia di SMA. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 14(1), 157–174. https://doi.org/10.26499/jentera.v14i1.8350

Angie, P. S. (2017). Gagasan nasionalisme Pramoedya Ananta Toer dalam karya Tetralogi Buru [Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro]. Universitas Diponegoro Repository.

Armiyati, L., & Purwanta, H. (2024). Penguatan literasi sejarah melalui historical inquiry: Belajar dari Singapura. Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities, 5(1), 664–682. https://doi.org/10.30998/je.v5i1.3026

Damono, S. D. (2002). Pedoman penelitian sosiologi sastra. Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.

Firmansyah, H., Putri, A. E., & Hakim, L. (2022). Penguatan literasi sejarah untuk meningkatkan historical thinking peserta didik. Jurnal Artefak, 9(2), 93–102. https://doi.org/10.25157/ja.v9i2.7892

Iskandar, R. A. (2022). Kajian nilai perjuangan dalam novel Mahbub Djunaidi dengan menggunakan metode deskriptif analisis dan pemanfaatannya sebagai alternatif bahan ajar novel sejarah. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 5(2), 160–179. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v5i2.295

Kurniawan, J. D. (2024, September 2). History as art. Bitachon Substack. https://jeffrydwikurniawan.substack.com/p/history-as-art

Marlina, T., Hariadi, J., & Effendi, D. I. (2020). Kajian sosiologis sastra dalam Arah langkah karya Fiersa Besary. Jurnal Samudra Bahasa, 3(1), 19–35. https://doi.org/10.33059/jsb.v3i1.2224

Pranata, G. (2021, August 27). Sang revolusioner pendidikan, Willem Iskander yang dikagumi Belanda. National Geographic Indonesia. https://nationalgeographic.grid.id/read/132856962/sang-revolusioner-pendidikan-willem-iskander

Pranata, G. (2024). Bunga di hari lalu. Penerbit Diomedia.

Pranata, G., Prayoga, A. M., Alfiansari, A., Maharesti, W., & Sari, R. I. M. (2023). Rerasan guru berkisah pendidikan. Penerbit Interlude.

Rahman, A., Kurniawati, & Winarsih, M. (2021). Penerapan literasi sejarah dalam pembelajaran sejarah pada masa pembelajaran jarak jauh di SMA. Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(1), 57–76. https://doi.org/10.21009/JPS.101.04

Rhohana, S., Pelu, M., & Yuniyanto, T. (2020). Kajian nilai-nilai perjuangan Sultan Agung sebagai penguatan karakter dalam pembelajaran sejarah di SMA. Candi: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah, 20(2), 130–144.

Salwa, C., Maulana, L. S., Pratiwi, M., Bahtiarudin, M., & Julianto, I. R. (2025). Antropologi sastra: Kebudayaan yang terdokumentasikan dalam karya sastra. Jurnal Pesastra, 2(1), 30–41. https://doi.org/10.36709/pesastra.v2i1.87

Saryono, D. (2019). Sastra modern sebagai wahana pembelajaran moral dan karakter (yang terpinggirkan dalam kurikulum 2013). Jurnal Pembelajaran Sastra, 1(1), 3–13. https://doi.org/10.51543/hiskimalang.v1i1.5

Samho, B. (2013). Visi pendidikan Ki Hadjar Dewantara: Tantangan dan relevansi. Kanisius.

Samho, B., & Yasunari, O. (2010). Konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan tantangan-tantangan implementasinya di Indonesia dewasa ini. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan.

Suharyanto, A. (2016). Surat kabar sebagai salah satu media penyampaian informasi politik pada partisipasi politik masyarakat. Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), 6(2), 123–136. https://doi.org/10.31289/jap.v6i2.1051

Toer, P. A. (2007). Rumah kaca. Lentera Dipantara.

Triwiyanto, T. (2019). Gelombang liberalisme pendidikan: Mengawal tata kelola pendidikan untuk rakyat. Buku Kompas.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Utami, N. A. (2026). Values of Struggle in The Novel Bunga Di Hari Lalu by Galih Pranata. Yupa: Historical Studies Journal, 10(1), 58–69. https://doi.org/10.30872/yupa.v10i1.5705

Issue

Section

Articles