Menganalisis Rendahnya Hasil Belajar Cahaya dan Penglihatan sebagai Tugas Mahasiswa Mata Kuliah Statistik Pendidikan

Main Article Content

Nur Ahmad
Supeno
Anjar Putro Utomo

Abstract

Menarik untuk dibahas hasil belajar mahasiswa calon guru IPA yang menempuh mata kuliah Cahaya dan Penglihatan cenderung rendah. Lebih dari separuh mahasiswa gagal meraih predikat B. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang berupaya untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesulitan mahasiswa Pendidikan IPA dalam menyelesaikan persoalan. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester lima Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember tahun ajaran 2019/2020 semester gasal berjumlah 83 mahasiswa. Analisis dengan menampilkan tabel distribusi frekuensi, Histogram, Means, Varians, Standar Deviasi dan Angket. Sebanyak 68% mahasiswa memiliki rentang nilai 51-70. Varians dan  Standar deviasi rata-rata semua kelas masing-masing sebesar 29 dan 5,5. Faktor penyebab rendahnya nilai belajar adalah kurang siapnya dalam menghadapi Ujian tengah dan Akhir Semester. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata nilai UTS berkisar antara 54-61 dan UAS sebesar 66-71. Nilai UTS dan UAS sangat berpengaruh karena memiliki porsi 60% dari nilai akhir. Menurut observasi, mahasiswa kesulitan mengerjakan soal hitungan dan berbahasa Inggris.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ahmad, N., Supeno, & Utomo, A. P. (2020). Menganalisis Rendahnya Hasil Belajar Cahaya dan Penglihatan sebagai Tugas Mahasiswa Mata Kuliah Statistik Pendidikan. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika, 1(02), 174 - 180. https://doi.org/10.30872/jlpf.v1i2.358
Section
Articles

References

Arikunto, S. (2013). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Edisi 2. Jakarta: Bumi Aksara.
Amir, M. F., & Kurniawan, M. I. (2016). Penerapan Pengajaran Terbalik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD UMSIDA pada Materi Pertidaksamaan Linier. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 5(1), 13
Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Glencoe Science. (2005). Performance Assessment in the Science Classroom. New York: McGraw Hill.
Kurniawati, I. D., & Nita, S.-. (2018). Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa. DoubleClick: Journal of Computer and Information Technology, 1(2), 68.
Moleong, Lexi J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya
Lefudin & Hakim. (2020). Pengembangan Buku Ajar Konsep Dasar IPA Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika, 1 (1), 1-10.
M.Faizal, A. (2019). Analisis Kesalahan Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Sidoarji dalam Soal Pertidaksamaan Linier. Jurnal Edukasi, 1(2), 131–145.
Nugraheni, D. (2017). Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Mekanika. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika, 5(1), 23.
Oosterhof, A.(2003). Developing and Using ClassroomAssessment; 3rd Edition. New Jersey: Pearson Education, Inc.
Sugiyono. 2010. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
Zakiya, R. (2019). Cara Menghitung Standar Deviasi. Diakses tanggal 27 Juli 2020 dari https://saintif.com/cara-menghitung-standar-deviasi/

DB Error: Unknown column 'Array' in 'where clause'