Integrasi Situs Sejarah di Samarinda dan Balikpapan dalam Pembelajaran Sejarah Lokal

Main Article Content

Siti Marfuah
Muhammad Azmi
Muhammad Ma'rifat Nur
Yusran Yusran
Alexander Pandu Prameswara

Abstract

Mata pelajaran sejarah berdasarkan kurikulum 2013 hanya sedikit yang membahas tentang sejarah lokal di Kalimantan. Sumber belajar sejarah lokal khususnya buku sangat minim, sehingga diperlukan alternatif sumber belajar lainnya seperti alam lingkungan peninggalan sejarah., yaitu situs-situs sejarah lokal di Kalimantan Timur yang dapat dijadikan sumber pendukung pada metode diskusi dan lawatan sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi lapangan dan dokumentasi terkait situs di Samarinda dan Balikpapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs di Samarinda dan Balikpapan dapat dijadikan sumber belajar sejarah dari masa kerajaan Islam sampai perjuangan revolusi fisik yang mencakup materi dari kelas X sampai kelas XII.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Article Details

How to Cite
Marfuah, S., Azmi, M., Nur, M. M., Yusran, Y., & Prameswara, A. P. (2020). Integrasi Situs Sejarah di Samarinda dan Balikpapan dalam Pembelajaran Sejarah Lokal. Yupa: Historical Studies Journal, 4(2), 73-81. https://doi.org/10.30872/yupa.v4i2.319
Section
Articles
Bookmark and Share

References

Abdullah, Taufik. 2010. Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Adipurnomo, Haryono. 2006. Sumber dan Media Pembelajaran. Malang: Pusat Pengembangan Penataran Guru IPS dan PMP Malang.
Agung, Leo dan Sri Wahyuni. 2013. Perencanaan Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Anitah, Sri. 2009. Teknologi Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka.
Azmi, M. (2018). Using Historical Sites in East Kalimantan for Education: Challenges and Opportunities. Yupa: Historical Studies Journal, 2(1), 71-80. https://doi.org/10.30872/yupa.v2i1.117
Kartodirdjo, Sartono. 2014. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Kochhar, S.K.. 2008. Pembelajaran Sejarah. Jakarta: PT Gramedia Widdiasrana Indonesia.
Pranoto, Suhartono W.. 2010. Teori & Metodologi Sejarah. Yogyakarta; Graha Ilmu.
Priyadi, Sugeng. 2012. Sejarah Lokal Konsep, Metode dan Tantangannya. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 2007. Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Suardi, P. P. E. (2013). Pemanfaatan Monumen Perjuangan Bangsal sebagai Sumber Belajar Sejarah Bagi Generasi Muda di Desa Dalung, Badung. Jurnal Candra Sangkala, 1(1).
Riyansyah, A. 2014. Pemanfaatan Situs Megalitikum Di Kecamatan Tlogosari Kabupaten Bondowoso Sebagai Sumber Belajar Sejarah. Skripsi. Jember: Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Jember.
Ventyasari, R. (2015). Pemanfaatan Museum Trinil Sebagai Sumber Belajar Sejarah Bagi Siswa SMA Di Kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur Tahun Ajaran 2014/2015 (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG). Diakses dari https://lib.unnes.ac.id/20836/ pada 04 April 2019
Firmanto, A. (2011). SITUS BITING (Historisitas dan Pemanfaatannya sebagai Sumber Belajar Sejarah). Diakses dari http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/23492 pada 04 April 2019
Dwiyantoro, S. (2012). Museum Sangiran (Historisitas dan Relevansinya Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah). Diakses dari http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10756 pada 4 April 2019