Studi Petirtaan Dewi Sri Desa Simbatan Nguntoronadi Magetan dalam Tinjauan Geografi Sejarah

Authors

  • Yulian Widya Saputra Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.30872/yupa.v3i1.160

Keywords:

Petirtaan Dewi Sri, takik lereng, geografi sejarah

Abstract

Bangunan peninggalan masa kerajaan Hindu-Budha berupa petirtaan menjadi bangunan yang bernilai sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterkaitan antara alam dengan aktivitas manusia (man and land relation) dalam tinjauan Geografi Sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur baik konsep, teori dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Sampel studi penelitian ini menggunakan teknik sampel wilayah dimana keseluruhan wilayah Desa Simbatan dengan luas 2,71 km2 menjadi area penelitian. Analisis data menggunakan analisis data deskriptif dengan bantuan interpretasi citra satelit yang diolah melalui ArcGIS 10.0. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Petirtaan Dewi Sri merupakan bagian dari bentang lahan vulkanik dari lereng Gunungapi Lawu sebelah timur. Dari studi penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentang lahan vulkanik tersebut secara khusus berada pada lereng fluvio vulkanik yang membentuk takik lereng (break of slope) dimana digunakan sebagai lokasi berdirinya Petirtaan Dewi Sri peninggalan masa akhir kerajaan Mataram Kuno.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ashari, Arif. 2019. Hidrogeomorfologi dan Potensi Mata Air Lereng Barat Daya Gunung Merbabu. Majalah Geografi Indonesia Vol. 33, No.1, Maret 2019 48-56, (Online) https://jurnal.ugm.ac.id/mgi/article/download/35570/24120 diakses 4 Juni 2020

BPCB Jawa Timur. 2015. Laporan Pemugaran Petirtaan Dewi Sri. (Online) https://kebudayaan.kemendikbud.go.id/bpcbjatim/petirtaan-dewi-sri/ diakses tanggal 5 Juli 2019

Butlin, R.A. 1993. Historical geography: through gates of space and time. Arnold Publisher: London

Depdiknas. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. (Online) https://kbbi.web.id/ diakses tanggal 5 Juli 2019

Ferry W, Rahadian, 2015 Kajian Arsitektur Percandian Petirtaan di Jawa (identifikasi). Laporan Penelitian. Tidak diterbitkan. LP2M Universitas Katolik Parahyangan, (online) http://journal.unpar.ac.id/index.php/rekayasa/article/download/1358/1315 diakses 20 Juni 2020

Jatmiko, AP. 2016. TRADISI UPACARA BERSIH DESA SITUS PATIRTHĀN DEWI SRI DI DESA SIMBATAN WETAN, KECAMATAN NGUNTORONADI, KABUPATEN MAGETAN (KAJIAN TENTANG KESEJARAHAN DAN FUNGSI UPACARA. AVATARA,e-Journal Pendidikan Sejarah Volume 4, No. 2, (online) https://adoc.tips/queue/avatara-e-journal-pendidikan-sejarah-volume-4-no-2-juli-20160af114ec91a1e1adac8355835d8522f873437.html

Izza, Nainunis Aulia. 2016. KARAKTERISTIK BANGUNAN SUCI BERCORAK HINDUBUDDHA DI GUNUNG PENANGGUNGAN DAN GUNUNG WAJAK: Sebuah Tinjauan Perbandingan. Jurnal Kapata Arkeologi, 12(1), 1-14, (online) http://kapata-arkeologi.kemdikbud.go.id/index.php/kapata/article/download/302/251 diakses 20 Juni 2020

Santosa, Langgeng Wahyu. 2006. Study of Spring Hidrogeomorphology on Part of West Slope in Lawu Vulcano. Forum Geografi, Vol. 20, No. 1, Juli 2006: 68 – 85. (Online) https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/252/Langgeng%20Wahyu%20Santosa.pdf?sequence=1&isAllowed=y diakses 6 Juli 2019

Sari, Icha F. 2019. Legenda Kolam Petirtaan di Kabupaten Mojokerto: Kajian Sosiologi Sastra Lisan. S U L U K: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Volume 1 Nomor 1 Maret 2019, (online) http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=1277127&val=16959&title=Legenda%20Kolam%20Petirtaan%20di%20Kabupaten%20Mojokerto%20Kajian%20Sosiologi%20Sastra%20Lisan diakses 20 Juni 2020

Sachau (ed). (2012). Alberuni's India: An Account of the Religion, Philosophy, Literature, Geography, Chronology, Astronomy, Customs, Laws and Astrology of India about A.D. 1030, Volume 1. London: K. Paul, Trench, Trubner & Co., ltd. (online) https://openlibrary.org/books/OL23270588M/Alberuni's_India. diakses 20 Juni 2020

Setyani, T. I. (2011). Meniti Sinkretisme Teks Tantu Panggělaran. Jurnal Kawistara 1(2), 103-112. (online) https://jurnal.ugm.ac.id/kawistara/article/view/3914 diakses 20 Juni 2020

Soetarno, R. 1991. Aneka Candi Kuno di Indonesia. Semarang: Dahara Prize

Sriyono. 2014. Geologi dan Geomorfologi Indonesia. Yogyakarta: PT Ombak

Sukandar, ECP., Widodo, Amien., dan Warnana, DD. 2018. Identifikasi Hidrogeologi Situs Candi Dan Petirtaan Jolotundo menggunakan Inversi Metode VLF-EM. Jurnal Geosaintek, Vol. 4 / 2 2018. 43-50, (Online) https://iptek.its.ac.id/index.php/geosaintek/article/download/4294/3076 diakses 6 Juli 2019

Taryana, D. 2015. Pengaruh Formasi Geologi Terhadap Potensi Mata Air di Kota Batu. JURNAL PENDIDIKAN GEOGRAFI, Th. 20, No.2, Jun 2015 hal 9-19, (Online) http://journal.um.ac.id/index.php/pendidikangeografi/article/download/5063/181 diakses tanggal 4 Juni 2020

Taryana, D. 2019. Garis Besar Geomorfologi Indonesia. Malang: Proyek OPF IKIP Malang

Verstappen, H.T. 1983. Garis Besar Geomorfologi Indonesia. Terjemahan Sutikno. 2014. Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Downloads

Published

2020-06-30

How to Cite

Saputra, Y. W. . (2020). Studi Petirtaan Dewi Sri Desa Simbatan Nguntoronadi Magetan dalam Tinjauan Geografi Sejarah. Yupa: Historical Studies Journal, 3(1), 8–17. https://doi.org/10.30872/yupa.v3i1.160

Issue

Section

Articles