Eksplorasi Aktivitas Matematis Pada Tradisi Methik Pari
DOI:
https://doi.org/10.30872/primatika.v11i1.1111Keywords:
Etnomatematika, Methik Pari, Aktivitas Fundamental MatematisAbstract
Etnomatematika merupakan konsep matematika yang terdapat di dalam suatu budaya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji etnomatematika pada tradisi methik pari yang ada di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desain penelitian ini yaitu etnografi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi methik pari telah menjadi kepercayaan dan kebiasaan yang dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat tani Desa Pamotan. Tradisi ini juga dilakukan sebagai bentuk ucapan syukur atas kelancaran dalam bercocok tanam. Aktivitas fundamental matematis yang diperoleh meliputi menghitung yang memuat konsep peluang, penjumlahan, pengurangan dan pembagian, menempatkan yang memuat konsep perbandingan, mendesain yang memuat bentuk-bentuk geometri seperti persegi, persegipanjang, lingkaran dan kerucut, bermain yang memuat konsep penentuan nilai optimum dan menjelaskan yang memuat konsep himpunan.
Downloads
References
Alangui, W. V. (2010). Stone walls and water flows: Interrogating Cultural Practice and Mathematics [Thesis]. The University of Auckland.
Begg, A. (2001). Ethnomathematics: Why, and what else? ZDM, 33(3), 71–74. https://doi.org/10.1007/BF02655697
Bishop, A. J. (1991). Mathematical Enculturation: A Cultural Perspective on Mathematics Education. Kluwer Publishing Publishers.
Borba, M. C. (1990). Ethnomathematics and Education. For the Learning of Mathematics, 5(1), 44–48.
D’ambrosio, U. (1985). Ethnomathematics and its Place in the History and Pedagogy of Mathematics. For the Learning of Mathematics, 5.
Fitriyah, A. (2021). Kajian Etnomatematika terhadap Tradisi Weh-wehan di Kecamatan Kaliwungu Kendal. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 6(1), 50–59. https://doi.org/10.33369/jpmr.v6i1.14691
Khanafiah, Z. (2019). Kajian Etnomatematika Terhadap Tradisi Upacara Potong Rambut Gembel (Ruwatan) Masyarakat Kabupaten Wonosobo Dalam Rangka Penentuan Aspek-Aspek Matematis Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran Matematika. Hipotenusa : Journal of Mathematical Society, 1(2), 1–15. https://doi.org/10.18326/hipotenusa.v1i2.1-15
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.
Kurniawan, A. P., Anam, A. C., Abdussakir, A., & Rofiki, I. (2019). Integrasi Etnomatematika Dengan Model Pembelajaran Probing-Prompting Untuk Melatih Komunikasi Matematis Siswa. MaPan : Jurnal matematika dan Pembelajaran, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.24252/mapan.2019v7n1a1
Latif, N. S., & Talib, A. (2021). Development of Ethnomathematics E-Modules Based on Local Wisdom to Improve Students’ Cultural and Civic Literacy. 112–120. https://dx.doi.org/10.2991/assehr.k.211211.020
Lestari, F. D. A., Lystia, S. N., & Prasetyo, D. A. B. (2020). Etnomatematika Pada Tradisi Pernikahan Masyarakat Desa Giring Kecamatan Paliyan. Prosiding Sendika, 6(2), 162–171.
Setiawan, H., Fauzan, A., & Arnawa, I. M. (2021). The Development of Geometrical Learning Devices Based On Rumah Gadang Ethnomathematics for Grade VII Junior High School. Journal of Physics: Conference Series, 1742(1), 012003. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1742/1/012003
Suraida, S., Supandi, S., & Prasetyowati, D. (2019). Etnomatematika pada Perhitungan Weton dalam Tradisi Pernikahan Jawa. Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 1(5), 172–176. https://doi.org/10.26877/imajiner.v1i5.4464
Utami̇, N. W., Sayuti̇, S. A., & Jai̇lani̇, J. (2020). An ethnomathematics study of the days on the Javanese Calendar for learning mathematics in elementary school. İlköğretim Online, 1295–1305. https://doi.org/10.17051/ilkonline.2020.728063
Zuhra, M., Anwar, & Mailizar. (2021). The Development Of Ethnomathematics-Based Mathematics Students Worksheet For Junior High Schools Using Contextual Approach. AIP Conference Proceedings, 2331(1), 020025. https://doi.org/10.1063/5.0045499
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika applies the license of CC BY-SA 4.0 (a Creative Commons Attribution Share-Alike 4.0 International License). This license allows authors to keep ownership of the copyright of their papers. But this license permits any user to download, print out, extract, reuse, archive, and distribute the article, so long as appropriate credit is given to the authors and the source of the work. The license ensures that the article will be available as widely as possible and that the article can be included in any scientific archive. For more information, please see Creative Commons Attribution Share-Alike 4.0 International License.