Pengembangan dan Uji Efektivitas Media Pembelajaran Powtoon Berbasis Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMAN 9 Samarinda
Main Article Content
Abstract
Kemampuan Spasial merupakan salah satu kompetensi utama dalam pembelajaran geografi. Pengembangannya dapat dilakukan dengan penggunaan media pembelajaran, salah satunya adalah Powtoon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan media pembelajaran Powtoon berbasis kemampuan berpikir spasial siswa SMAN 9 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE, serta desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 33 siswa kelas X-5. Teknik pengumpulan data meliputi validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta pretest dan posttest untuk mengukur keefektifan. Teknik analisis data menggunakan persentase kelayakan dan perhitungan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media mencapai 83,3% dari ahli materi dan 90,0% dari ahli media, yang termasuk kategori sangat layak. Nilai rata-rata pretest sebesar 40,61 meningkat menjadi 83,33 pada posttest dengan nilai n-gain sebesar 0.73, yang termasuk kategori efektif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Powtoon berbasis kemampuan spasial efektif dan dapat digunakan untuk pembelajaran pada materi dasar-dasar pemetaan, penginderaan jauh dan SIG karena media ini memiliki penyajian materi dengan animasi dan visual yang jelas yang mudah dipahami, sehingga membantu siswa lebih fokus dan terlibat aktif dalam pembelajaran berbasis visual spasial.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abi Izza Ghifari Noor. (2020). Penggunaan Media Powtoon Terhadap Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII SMPN 258 Jakarta Timur Tahun Ajaran 2020-2021. Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayahtullah.
Anggita, Z. (2021). Penggunaan Powtoon Sebagai Solusi Media Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19. Konfiks Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 44–52. https://doi.org/10.26618/konfiks.v7i2.4538
Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara.
Association of American Geographers. (2006). Learning to Think Spatially. The National Academies Press.
Benny A. Pribadi. (2014). Desain dan pengembangan program pelatihan berbasis kompetensi : implementasi model Addie. Prenadamedia Group.
Ernawati, T., & Rachmawati, & E. (2019). Media Pembelajaran Geografi Bahasan Siklus Hidrologi Berbasis Animasi. 3(2), 62–75.
Hasriyanti, & Ramadhani, A. N. C. (2019). The Influence of the Learning Model Cooperative Integrated Reading and Composition ( CIRC ) on The Learning Outcomes of High School Students. Jurnal LA GEOGRAFIA, 18(1), 36–42.
Intan Permatasari. (2016). Pengaruh Media Pembelajaran Model Realia Terhadap Hasil Belajar Geografi Pada Materi Mengenal Bumi. Universitas Negeri Jakarta.
Meltzer, D. E. (2002). The reliationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible “Hidden Variable” in Diagnostic Pretest Scores. American Journal of Physics.
Nandi kurniawan. (2022). Kemampuan Berpikir Spasial Mahasiswa Mata Kuliah Ilmu Perpetaan Di Prodi Pendidikan Ips. Edukasi IPS, 6(2), 39–46. https://doi.org/10.21009/eips.006.02.04
Ningsih, E. F. (2021). Pengembangan Media Powtoon pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV di MI Tarbiyatul Falahiyah. Universitas Islam Lamongan.
Nugroho, S., & others. (2020). Pembelajaran Interpretasi Pola Spasial untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Geografi, 6(3), 98–110.
Oktavianto, D. A. (2017). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantuan Google Earth Terhadap Keterampilan Berpikir Spasial. Jurnal Teknodik, 1, 059. https://doi.org/10.32550/teknodik.v21i1.227
Oktavianto, D. A. (2018). Pengembangan Spatial Thinking on MAP Test STMT. Jurnal Teknodik.
Santoso, A. (2022). Pengaruh Media Pembelajaran Google Earth Terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 6(2), 152–162. https://doi.org/10.29408/geodika.v6i2.5998
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitan Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, dan R&D. Penerbit Alfabeta.
Suparno, P. (2014). Teori Intelegensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah: Cara Menerapkan Teori Multiple Intelligence Howard Garden. Kanisius.