Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Daerah Pesisir di Kelurahan Tanjung Laut Kota Bontang
DOI:
https://doi.org/10.30872/jibs.v12i1.5266Keywords:
pengetahuan, sikap, perilaku, kebersihan lingkungan, daerah pesisirAbstract
Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Namun, di daerah pesisir Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang, permasalahan kebersihan lingkungan masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional selama 30 hari pada 50 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku masyarakat (p=0,024), serta antara sikap dengan perilaku (p=0,035). Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap yang baik berkontribusi terhadap perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, peningkatan edukasi lingkungan dan pembentukan sikap positif melalui program sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya di daerah pesisir. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi kebijakan lokal dan penelitian selanjutnya dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Downloads
References
Aminrad, Z., Zakariya, S. Z. B. S., Hadi, A. S., & Sakari, M. (2013). Relationship between awareness, knowledge and attitudes towards environmental education among secondary school students in Malaysia. International Journal of Humanities and Social Science, 3(22), 37-44.
Azwar, S. (2016). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya (2nd ed.). Pustaka Pelajar.
Effendi, H. (2018). Pengelolaan lingkungan hidup. Yayasan Obor Indonesia.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.
Iskandar, J. (2018). Manusia, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Alfabeta.
Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., & Law, K. L. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768-771. https://doi.org/10.1126/science.1260352
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan RI.
Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Penerbit Buku Kompas.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Purba, N. P., Handyman, D. I. W., Pribadi, T. D., Syakti, A. D., Pranowo, W. S., Harvey, A., & Ihsan, Y. N. (2019). Marine debris in Indonesia: A review of research and status. Marine Pollution Bulletin, 146, 134-144. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2019.05.057
Ramadhan, F., Suryani, N., & Wibowo, A. (2022). Environmental knowledge and pro-environmental behavior among coastal communities. Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, 23(1), 45-56.
UNICEF. (2021). Water, sanitation and hygiene (WASH): Annual results report 2021. United Nations Children's Fund.
World Health Organization. (2022). Environmental health. World Health Organization.
Yustina, Y., Syafii, W., & Putri, D. H. (2020). The relationship between environmental knowledge, attitudes, and waste management behavior among coastal communities. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 6(3), 457-466.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 fathimah az zuhrah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









