Pemanfaatan Sumber Daya Pangan Lokal sebagai Implementasi Manajemen Pendidikan Berbasis Hutan Tropis Lembap di SMK Negeri 4 Penajam Paser Utara
DOI:
https://doi.org/10.30872/jimpian.v3iSE.2921Keywords:
hutan tropis lembap, ibu kota nusantara, manajemen pendidikan, cempedakAbstract
Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan bagian dari hutan tropis lembap dengan tingkat keanekaragaman hayati tinggi. Kekayaan alam ini secara turun temurun telah dimanfaatkan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, namun belum maksimal. SMK Negeri 4 Penajam Paser Utara sebagai bagian dari masyarakat di kawasan IKN turut berperan dalam memaksimalkan pemanfaatan hasil hutan sebagai sumber daya pangan yang memiliki nilai ekonomi. Salah satu sumber daya pangan yang terdapat di lingkungan hutan tropis lembap adalah buah cempedak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen pendidikan berbasis hutan tropis lembap dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Negeri 4 Penajam Paser Utara. Sebagai SMK Pusat Keunggulan bidang kuliner, sekolah meningkatkan pemanfaatan sumber daya pangan lokal, yaitu buah cempedak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan implementasi manajemen pendidikan berbasis hutan tropis lembap, SMK Negeri 4 Penajam Paser Utara berhasil: 1) meningkatkan mutu pendidikan sebagai SMK Pusat Keunggulan bidang kuliner. 2) meningkatkan pemanfaatan dan menambah nilai ekonomi buah cempedak sebagai sumber daya pangan lokal. Dalam hal ini memanfaatkan fungsi hutan sebagai sumber mata pencaharian.
Downloads
References
Agus, C., Adriyanti, D. T., Syahbudin, A., & Basori, A. F. (2018). Tanaman Langka Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Anis, M. Z. A., Susanto, H., Sriwati, S., & Mardiani, F. (2021). Analysis of the Effectiveness of MPBH: The Mains of Mandai as a Saving Food in Banjarmasin Community. Proceedings of the 2nd International Conference on Social Sciences Education (ICSSE 2020), 89—94. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210222.012
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2011). The Sage Handbook of Qualitative Research. SAGE Publications.
Fristikawati, Y., Alvander, R., & Wibowo, V. (2022). Pengaturan dan Penerapan Sustainable Development pada Pembangunan Ibukota Negara Nusantara. Jurnal Komunitas Yustisia, 5(2), 739—749. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jatayu/article/view/51859
Hariati, H., & Saputri, A. S. (2022). Best Practice Kebijakan Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Di Kalimantan Timur, Indonesia. Journal of Government and Politics (JGOP), 4(1), 16—28. https://doi.org/10.31764/jgop.v4i1.8218
Jansen, P. C. M. (1997). Artocarpus integer (Thunb.) Merr. dalam Verheij, E.W.M. dan R.E. Coronel (eds.). Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 2: Buah-buahan yang dapat dimakan. Gramedia.
Lince, L. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai, 38—49. https://doi.org/10.47435/sentikjar.v1i0.829
Pananrangi, A. R. (2017). Manajemen Pendidikan. Celebes Media Perkasa.
Panggabean, S., Widyastuti, A., Subakti, H., Rosadi, T., Salim, N. A., Saputro, A. N. C., Avicenna, A., Cecep, H., Karwanto, K., Salamun, S., Harianja, J. K., Purba, R. A. (2022). Pengantar Manajemen Pendidikan. Kita Menulis.
Saraswati, M. K., & Adi, E. A. W. (2022). Pemindahan ibu kota negara ke Provinsi Kalimantan Timur berdasarkan analisis SWOT. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 6(2), 4042—4052. http://dx.doi.org/10.58258/jisip.v6i2.3086
Siaran Pers Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor: 470/sipers/A6/VIII/2022
Subagiyo, L., Herliani, H., Sudarman, S., & Haryanto, Z. (2019). Literasi Hutan Tropis Lembab dan Lingkungannya. Mulawarman University Press.
Wang, M. M. H., Gardner, E. M., Chung, R. C. K., Chew, M. Y., Milan, A. R., Pereira, J. T., & Zerega, N. J. C. (2018). Origin and Diversity of an Underutilized Fruit Tree Crop, Cempedak (Artocarpus integer, Moraceae). American Journal of Botany, 105(5), 898–914. https://doi.org/10.1002/ajb2.1094
Winarti, H. T., Mustangin, M., Aulia, E. H., & Alya, N. (2022). Pelatihan Keterampilan Pengolahan Buah Cempedak untuk Jajanan Pasar Bagi Ibu PKK RT 03 Mugirejo. International Journal of Community Service Learning, 6(2), 167–174. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v6i2.45080
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
|
Every work in Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC BY-SA 4.0 DEED Attribution-ShareAlike 4.0 International that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.