Pengaruh Variasi Topografi terhadap Potensi Hasil Panen Kelapa Sawit di Desa Jonggon Kabupaten Kutai Kertanegara
DOI:
https://doi.org/10.30872/geoedusains.v6i2.4655Keywords:
Topografi, Unsur Keseuburan, Kelapa SawitAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil panen kelapa sawit pada pada topografi yang berbeda dilokasi kebun milik masyarakat di Desa Jonggon B, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini dilaksanakan Agustustus-Desember 2023. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode observasi dan survei agronomi untuk mengetahui, memilih, serta mengenal kondisi lokasi pengambilan tanaman sampel untuk mendapatkan data primer dan data sekunder. Pengambilan data primer dengan cara menentukan 3 blok pada topografi lahan yang berbeda (1 blok topografi atas bukit, 1 blok topografi lereng dan 1 blok topografi lembah) dengan kesamaan umur tanam dan varietas tanaman.
Pada setiap blok ditentukan 5 pohon sampel menggunakan metode pengambilan sampel menimbang pada saat setiap panen (6 kali pada saat penelitian) sehingga didapatkan 18 pokok sampel topografi 1 blok topografi atas bukit didapat 6 sampel dengan hasil 7,84/pohon/panen , 1 blok topografi lereng 6 sampel dengan hasil 8,10 kg/pohon/panen dan 1 blok topografi lembah 6 sampel dengan hasil 9,80 kg/pohon/panen). Untuk mengetahui pengaruh kesuburan tanahnya juga dilakukan analisa unsur hara, yaitu unsur Nitrogen (N) dimana pada topografi atas bukit didapat nilai 0,180 %, lereng 0,189 % dan lembah didapat nilai 0,193 %.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil panen pada topografi atas bukit lebih rendah dari topografi lereng dan topografi lereng dan atas bukit juga lebih rendah dari topografi lembah Berdasarkan hasil penelitian kesuburan unsur hara (Nitrogen) N, menunjukkan bahwa unsur hara berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan yang ada di dalamnya.
Downloads
References
Aldington, T. J. (1998). Multifunctional agriculture: A brief review from developed and developing country perspectives. Unknown status. FAO Agriculture Department, Internal Document.
Amzul, R. (2011). The role palm oil industry in Indonesia economy and its export competitiveness (Disertasi Ph.D.). University of Tokyo, Jepang.
Jabal Albari, Supijatno dan Sudradjat, 2018. Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor 16680, Indonesia Telp. & Faks. 62-251-8629353 e-mail agronipb@indo.net.id *Penulis Korespondensi : supijatno@yahoo.co.id Disetujui : 15 Januari 2018 / Published Online 23 Januari 2018.
Buletin Agrohorti Penerbit Departemen Agronomi dan Holtikultura Fakultas Pertanian IPB Indonesia. Vol. 6 No. 1 (2018): P.ISSN2337-3407 E-ISSN 2614-3194.donwload. 7/11/2024.
Feher, I., & Beke, J. (2013). The rationale of sustainable agriculture. Iustum Aequum Salutare, IX:2013(3), 73–87.
Gery Juliansyah dan Supijatno, 2020. Manajemen Pemupukan Organik dan Anorganik Kelapa Sawit di Sekunyir Estate, Kalimantan Tengah
Goenadi. (2008). Perspective on Indonesian palm oil production. Makalah dipresentasikan pada International Food and Agriculture Policy Council. Spring 2008 Meeting. Bogor.
Megawati Siahaan, Hardy Wijaya, 2020. Strategi PENINGKATAN Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit, Jurnal Agro Estate: Vol. 4 No. 1 (2020): Juni 2020.
Supijatno dan Sudradjat, 2018. Peranan Pupuk Nitrogen dan Fosfor pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Belum Menghasilkan Umur Tiga Tahun Jabal Albari.
Zul Adhri Harahap dan Hariyadi, 2018. Manajemen Panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Sei Lukut, Siak, Riau.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 juwari@fkip.unmul.ac.id Almira2013, RAIS IMAM ASSAJAD, AMALIA PUSPITA SARI, FRANSISKO SITANGGANG , HELMALINA NUR FARIDA, IZZATY FIDDININNA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





