Analisis dampak tanah longsor terhadap pengguna jalan di Teluk Bajau kota Samarinda
Analysis of the landslides impact on road users in Teluk Bajau, Samarinda city
DOI:
https://doi.org/10.30872/msgk.v2i1.741Keywords:
Dampak tanah longsor, Curah hujanAbstract
Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng. Proses terjadinya tanh longsor dapat diterangkan sebagai berikut : air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Metode kuantitatif merupakan upaya menyelidiki suatu masalah, dimana masalah tersebut yang mendasari peneliti mengambi data, menentukan variable dan yang kemudian diukur dengan angka agar bisa dilakukan analisa dengan prosedur statistik. Penelitian dilakukan di Teluk Bajau, Palaran Kota Samarinda. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan menyebarkan kuisoner melalui google formulir dengan menggunakan subjek masyarakat umum Kota Samarinda, didapatkan hasil data yaitu 77,8% responden yang menyatakan bahwa kondisi jalan di Teluk Bajau tidak layak untuk dilewati. 92,6% responden mengungkapkan bahwa mereka merasa terganggu dengan kondisi jalan Teluk Bajau saat ini dan 7,4% responden menyatakan bahwa tidak terganggu dengan kondisi jalan Teluk Bajau saat ini.
