Evaluasi Kapasitas dan Kinerja Drainase Akibat Perubahan Tata Guna Lahan di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi
Main Article Content
Abstract
Perkembangan perumahan di Kecamatan Alam Barajo menyebabkan perubahan tata guna lahan yang meningkatkan limpasan permukaan dan menurunkan kapasitas drainase, sehingga berpotensi menimbulkan genangan atau banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas drainase serta efektivitas upaya pengelolaannya. Analisis hidrologi dilakukan dengan metode rasional untuk menghitung debit limpasan berdasarkan curah hujan, koefisien limpasan, dan luas tangkapan, sedangkan analisis hidrolika menggunakan perangkat lunak HEC-RAS untuk mensimulasikan profil muka air dan potensi luapan. Hasil kondisi eksisting menunjukkan adanya luapan pada beberapa segmen saluran dengan tinggi genangan 0,01–0,13 m. Setelah dilakukan pengelolaan melalui pembangunan kolam retensi, bak indikator, bak kontrol, serta normalisasi saluran di bagian timur dan utara, simulasi menunjukkan tidak ada lagi luapan. Upaya tersebut terbukti meningkatkan kapasitas drainase dan mengurangi potensi banjir di kawasan perumahan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ahiablame, L. M., Engel, B. A., & Chaubey, I. (2012). Effectiveness of low impact development practices: Literature review and suggestions for future research. Water, Air, & Soil Pollution, 223, 4253–4273. https://doi.org/10.1007/s11270-012-1189-2
Akbar, M. F., Guntur, M., & Putra, R. H. (2025). Implementation of the Environmental Quality Assessment Management (EQAM) method in the holistic evaluation of Amdal studies. Jurnal Teknologi Lingkungan, 3(2), 221–238. https://doi.org/10.29408/jtl.v3i2.33338
Br. Lingga, F. N., Namara, I., Siregar, C. A., Gandjar, G. R., Pratiwi, A. A. R., Hidayat, R. J., & Widyanto, B. E. (2025). Analisis kolam retensi sebagai sistem pengelolaan banjir (Studi kasus: Saluran Pembuang Gelam, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang). Jurnal Teknik dan Teknologi Terapan, 3(1). https://doi.org/10.47970/jttt.v3i1.859
Cahyono, C., & Miguez, M. G. (2024). Analisis kapasitas dan kinerja saluran drainase terhadap perubahan tata guna lahan perkotaan. Jurnal Riset Ilmu Teknik, 2(1), 10–16. https://doi.org/10.70716/reswara.v2i1
Chow, V. T. (1959). Open-channel hydraulics. McGraw-Hill.
Dhiniati, F., Diansari, L. E., & Yuriansyah, R. (2023). Analisis kapasitas drainase terhadap genangan air pada Jalan Trip Yunus Kota Pagar Alam. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, 7(1). https://doi.org/10.31961/gradasi.v7i1.1447
Faradina, A., Wijatmiko, I., & Devia, Y. P. (2018). Pengaruh perubahan tataguna lahan terhadap debit limpasan drainase di daerah Kota Surabaya Barat. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, 1(1), 128–133. https://doi.org/10.21776/ub.rekayasasipil.2018.012.02.1
Haan, C. T. (1977). Statistical methods in hydrology. Iowa State University Press.
Maidment, D. R. (1993). Handbook of hydrology. McGraw-Hill.
Mardalena, A., Supriatna, & Dimyati, M. (2025). Pemodelan spasial lahan terbangun Kota Jambi. Majalah Geografi Indonesia, 39(1), 9–18. https://doi.org/10.22146/mgi.70636
McCuen, R. H. (2004). Hydrologic analysis and design (3rd ed.). Pearson Prentice Hall.
Nurhamidah, Junaidi, A., & Kurniawan, M. (2018). Tinjauan perubahan tata guna lahan terhadap limpasan permukaan kasus: DAS Batang Arau Padang. Jurnal Rekayasa Sipil, 14(2), 131–138. https://doi.org/10.25077/jrs.14.2.131-138.2018
Pamungkas, G., Huboyo, H. S., & Windarta, J. (2025). Analisis kondisi drainase dalam manajemen risiko pengelolaan lereng jalan. Jurnal Profesi Insinyur Indonesia, 2(6), 371–378. https://doi.org/10.14710/jpii.2024.25104
Pongtuluran, E. H., Fatmawati, & Rio, W. Y. (2025). Perencanaan desain bak kontrol dalam upaya pengendalian sedimentasi pada saluran drainase Kelurahan Damai Baru Kota Balikpapan. Jurnal Teknologi Terpadu, 13(1), 1–6. https://doi.org/10.32487/jtt.v13i1.2318
Rochdian, Y. P., Arif, C., Yanuar, M., & Purwanto, J. (2026). Perencanaan penambahan kolam retensi untuk pencegahan banjir di kawasan pemerintahan Kabupaten Serang. Jurnal Sosial dan Teknologi, 6(2), 520–533. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i2.32691
Sedyowati, L., & Suhartanto, E. (2015). Kajian pengaruh sistem drainase dan ruang terbuka hijau eksisting pada kawasan ruas jalan utama Kota Malang (Suatu upaya pengendalian genangan di daerah perkotaan). Media Teknik Sipil, 13(1), 56–63. https://doi.org/10.22146/jmt.v13i1.2544
Setyawan, A., Puri, A., & Harmiyati. (2018). Pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit saluran drainase Jalan Arifin Ahmad pada ruas antara Jalan Rambutan dengan Jalan Paus Ujung di Kota Pekanbaru. Jurnal Saintis, 18(2), 55–64. https://doi.org/10.25299/saintis.2018.vol18(2).3187
Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Andi Offset.
Wayangkau, H. G., & Hattu, R. F. (2025). Evaluasi sistem drainase perkotaan dengan model simulasi SWMM pada kawasan padat penduduk. Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.64123/jsats.v1.i1.2