Evaluasi Kapasitas dan Kinerja Drainase Akibat Perubahan Tata Guna Lahan di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi

Main Article Content

Muhammad Guntur
M. Farandika Akbar
Anissa Zuhrita

Abstract

Perkembangan perumahan di Kecamatan Alam Barajo menyebabkan perubahan tata guna lahan yang meningkatkan limpasan permukaan dan menurunkan kapasitas drainase, sehingga berpotensi menimbulkan genangan atau banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas drainase serta efektivitas upaya pengelolaannya. Analisis hidrologi dilakukan dengan metode rasional untuk menghitung debit limpasan berdasarkan curah hujan, koefisien limpasan, dan luas tangkapan, sedangkan analisis hidrolika menggunakan perangkat lunak HEC-RAS untuk mensimulasikan profil muka air dan potensi luapan. Hasil kondisi eksisting menunjukkan adanya luapan pada beberapa segmen saluran dengan tinggi genangan 0,01–0,13 m. Setelah dilakukan pengelolaan melalui pembangunan kolam retensi, bak indikator, bak kontrol, serta normalisasi saluran di bagian timur dan utara, simulasi menunjukkan tidak ada lagi luapan. Upaya tersebut terbukti meningkatkan kapasitas drainase dan mengurangi potensi banjir di kawasan perumahan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Ahiablame, L. M., Engel, B. A., & Chaubey, I. (2012). Effectiveness of low impact development practices: Literature review and suggestions for future research. Water, Air, & Soil Pollution, 223, 4253–4273. https://doi.org/10.1007/s11270-012-1189-2

Akbar, M. F., Guntur, M., & Putra, R. H. (2025). Implementation of the Environmental Quality Assessment Management (EQAM) method in the holistic evaluation of Amdal studies. Jurnal Teknologi Lingkungan, 3(2), 221–238. https://doi.org/10.29408/jtl.v3i2.33338

Br. Lingga, F. N., Namara, I., Siregar, C. A., Gandjar, G. R., Pratiwi, A. A. R., Hidayat, R. J., & Widyanto, B. E. (2025). Analisis kolam retensi sebagai sistem pengelolaan banjir (Studi kasus: Saluran Pembuang Gelam, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang). Jurnal Teknik dan Teknologi Terapan, 3(1). https://doi.org/10.47970/jttt.v3i1.859

Cahyono, C., & Miguez, M. G. (2024). Analisis kapasitas dan kinerja saluran drainase terhadap perubahan tata guna lahan perkotaan. Jurnal Riset Ilmu Teknik, 2(1), 10–16. https://doi.org/10.70716/reswara.v2i1

Chow, V. T. (1959). Open-channel hydraulics. McGraw-Hill.

Dhiniati, F., Diansari, L. E., & Yuriansyah, R. (2023). Analisis kapasitas drainase terhadap genangan air pada Jalan Trip Yunus Kota Pagar Alam. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, 7(1). https://doi.org/10.31961/gradasi.v7i1.1447

Faradina, A., Wijatmiko, I., & Devia, Y. P. (2018). Pengaruh perubahan tataguna lahan terhadap debit limpasan drainase di daerah Kota Surabaya Barat. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, 1(1), 128–133. https://doi.org/10.21776/ub.rekayasasipil.2018.012.02.1

Haan, C. T. (1977). Statistical methods in hydrology. Iowa State University Press.

Maidment, D. R. (1993). Handbook of hydrology. McGraw-Hill.

Mardalena, A., Supriatna, & Dimyati, M. (2025). Pemodelan spasial lahan terbangun Kota Jambi. Majalah Geografi Indonesia, 39(1), 9–18. https://doi.org/10.22146/mgi.70636

McCuen, R. H. (2004). Hydrologic analysis and design (3rd ed.). Pearson Prentice Hall.

Nurhamidah, Junaidi, A., & Kurniawan, M. (2018). Tinjauan perubahan tata guna lahan terhadap limpasan permukaan kasus: DAS Batang Arau Padang. Jurnal Rekayasa Sipil, 14(2), 131–138. https://doi.org/10.25077/jrs.14.2.131-138.2018

Pamungkas, G., Huboyo, H. S., & Windarta, J. (2025). Analisis kondisi drainase dalam manajemen risiko pengelolaan lereng jalan. Jurnal Profesi Insinyur Indonesia, 2(6), 371–378. https://doi.org/10.14710/jpii.2024.25104

Pongtuluran, E. H., Fatmawati, & Rio, W. Y. (2025). Perencanaan desain bak kontrol dalam upaya pengendalian sedimentasi pada saluran drainase Kelurahan Damai Baru Kota Balikpapan. Jurnal Teknologi Terpadu, 13(1), 1–6. https://doi.org/10.32487/jtt.v13i1.2318

Rochdian, Y. P., Arif, C., Yanuar, M., & Purwanto, J. (2026). Perencanaan penambahan kolam retensi untuk pencegahan banjir di kawasan pemerintahan Kabupaten Serang. Jurnal Sosial dan Teknologi, 6(2), 520–533. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i2.32691

Sedyowati, L., & Suhartanto, E. (2015). Kajian pengaruh sistem drainase dan ruang terbuka hijau eksisting pada kawasan ruas jalan utama Kota Malang (Suatu upaya pengendalian genangan di daerah perkotaan). Media Teknik Sipil, 13(1), 56–63. https://doi.org/10.22146/jmt.v13i1.2544

Setyawan, A., Puri, A., & Harmiyati. (2018). Pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit saluran drainase Jalan Arifin Ahmad pada ruas antara Jalan Rambutan dengan Jalan Paus Ujung di Kota Pekanbaru. Jurnal Saintis, 18(2), 55–64. https://doi.org/10.25299/saintis.2018.vol18(2).3187

Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Andi Offset.

Wayangkau, H. G., & Hattu, R. F. (2025). Evaluasi sistem drainase perkotaan dengan model simulasi SWMM pada kawasan padat penduduk. Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.64123/jsats.v1.i1.2