Strategi Komunikasi Siswa dan Guru Kelas XI SMAN 2 Sangatta Utara dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia

  • Syawal Arifin Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Masrur Yahya FKIP Universitas Mulawarman
  • Mohammad Siddik FKIP Universitas Mulawarman
Keywords: communication strategies, student and teacher, learning process

Abstract

The mastery of various foreign languages causes frequent obstacles in the delivery of messages to the speech partners. As a result, teachers and class XI students of SMAN 2 Sangatta Utara used various communication strategies to deal with these obstacles. This study aims to describe the communication strategies used by teachers and class XI students of SMAN 2 Sangatta Utara in the class of Indonesian Language lessons. This research was done by a descriptive method and qualitative approach. The data was collected in March to October 2017 from one classroom teacher and one class XI of grade student of SMAN 2 Sangatta Utara. Data retrieval was carried out during the teaching and learning activities in the classroom when the teacher is teaching the Indonesian language. This study uses skillful free listening techniques to collect data. The data analysis was used the flow technique, namely (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) drawing conclusions. The validity test of the data is done by (1) persistence observations, (2) peer examination, and (3) triangulation. The results study included: (1) when communicating with classmates, students use various communication strategies namely imitation communication strategies, the use of certain body language according to the meaning of communication that they want to achieve, and the transfer awareness communication strategies. (2) communication strategies in the classroom are mostly carried out by the teacher when communicating with students. The communication strategy of students with teachers includes (a) paraphrase, (b) transfer awareness type, (c) asking for help type, (d) avoiding type and (e) imitating type.

Penguasaan bahasa yang bermacam-macam menyebabkan sering terjadi beberapa kendala dalam penyampaian pesan kepada mitra tuturnya. Akibatnya, guru dan siswa kelas XI SMAN 2 Sangatta Utara menggunakan berbagai strategi komunikasi untuk menghadapi kendala tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan deskripsi tentang strategi komunikasi yang digunakan guru dan siswa kelas XI SMAN 2 Sangatta Utara ketika proses pembelajaran bahasa Indonesia di kelas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini sebanyak satu orang guru kelas dan siswa kelas XI SMAN 2 Sangatta Utara. Pengambilan data dilakukan pada saat berlangsungnya KBM di kelas ketika guru sedang mengajar bahasa Indonesia dan dilakukan mulai Maret 2017 s.d. Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan teknik alir, yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan/verifikasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan (1) ketekunan pengamatan, (2) pemeriksaan teman sejawat, dan (3) triangulasi. Hasil penelitian berupa strategi: (1) Saat berkomunikasi dengan teman sekelas, siswa menggunakan berbagai strategi komunikasi, berupa strategi komunikasi peniruan, penggunaan bahasa tubuh tertentu sesuai dengan makna komunikasi yang ingin dicapainya, dan strategi komunikasi tipe kesadaran transfer. (2) Strategi komunikasi di kelas kebanyakan dilakukan oleh guru saat berkomunikasi dengan siswanya. Strategi komunikasi siswa dengan guru berupa: (a) strategi parafrase, (b) tipe kesadaran transfer, (c) tipe meminta bantuan, (d) tipe menghindar, dan (e) tipe peniruan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, A. 2005. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta.
Aisyah. 2004. Strategi Komunikasi dalam Iklan Kampanye Partai Pemilu 2004 di Televisi. Tesis tidak dipublikasikan. Malang: Universitas Negeri Malang.
Arifin, T. 2000. Implikatur Percakapan Anak Usia Prasekolah. Tesis tidak dipublikasikan. Malang: UNM.
Alwi, H. 1993. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Bialystok, E. 1990. Communication Strategies: A Psychological Analysis of Second-Language Use. Oxford: Basil Blackwell.
Blaiki, N. 2000. Designing Social Research: The Logic of Anticipation. Cambridge: Polity Press.
Bogdan, R. C. & Taylor, S. I. 1975. Introduction to Qualitative Research to The Social Sciences. New York: John and Sons.
Brown, H. D. 2008. Prinsip Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa. Jakarta: Kedubes AS.
Bulmer, M. 1982. The Use of Social Research. London: Allen and Unwin.
Chaer, A. 2009. Psikolinguistik: Kajian Teoritik. Jakarta: Rineka Cipta.
Clark, H. H. & Clark, E. V. 1977. Psychology and Language: An Introduction to Psycholinguistics. San Diego: Harcourt Brace Jovanovich, Publishers.
Corder, S. P. 1977. “Strategies of Communication” dalam Faerch, C. & Kasper, G. (Eds). Strategies in Interlanguage Communication. Essex: Longman.
Dardjowidjojo, S. 2002. Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
DeVito, J. A. 1997. Komunikasi Antarmanusia. Edisi ke-5. Alih Bahasa: Agus Maulana. Jakarta: Professional Books.
Ellis, R. 1986. Understanding Second Language Acquisition. Oxford: Oxford University Press.
Ellis, R. 1989. Memahami Pemerolehan Bahasa Kedua. Terjemahan Dawud. Malang: IKIP Malang.
Faerch, C. & Kasper, G. (Eds.) 1983. Strategies in Interlanguage Communication. Essex: Longman.
Gunarsa, S. D. 2002. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Haryono, A. 2006. Pola Komunikasi Antarkomunitas Pesantren Salaf “A” di Jember. Tesis tidak diterbitkan. Surabaya: UNESA.
Hasling, J. 1998. The Audience, The Message, The Speaker. Edisi VI. Boston: McGraw Hill.
Hastuti. 2003. Faktor-Faktor Penguasaan Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
http://kamuskomunikasi.blogspot.com/2008, diakses pada 7 Desember 2016.
Kadir, A. 2010. Tuturan Taklangsung dalam Komunikasi Anak Usia Prasekolah di Play Group Melati Kids Purwosari Kabupaten Pasuruan. Surabaya: UNESA (Tesis).
Kirk, S. A. & Gallagher, J. J. 1989. Educating Exceptional Children. Edisi VI. Boston: Houghton Mifflin Company.
Kridalaksana, H. 1980. Fungsi Bahasa dan Sikap Bahasa. Ende Flores: Nusa Indah.
Kridalaksana, H. 2008. Kamus Linguistik (Edisi Keempat). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Larsen, F. & Long, M. H. 1991. An Introduction to Second Language Aquisition Reseach. Longman: London and New York.
Liliweri, A. 2011. Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Prenada Media Group.
Mar’at. 1997. Faktor-Faktor Perkembangan Kecerdasan Anak. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Maria, M. 2009. Tuturan Penyandang Autis: Kajian Tindak Tutur, Prinsip Kooperatif, dan Strategi Komunikasi. Surabaya: UNESA (Disertasi).
Miles, M. B. & Huberman, A. M. 1994. Qualitative Data Analysis (Inded). London: SAGE Publication.
Misnawati. 2009. Pandangan Hidup Masyarakat Dayak Ngaju dalam Karungut. Surabaya: UNESA University Press (Tesis).
Moleong, L. J. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulawarman, W., & Iswanto, Y. (2018). Penerapan Teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) pada Identifikasi Afiks Bahasa Dayak Benuaq. DIGLOSIA : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(1), 13-18. https://doi.org/10.30872/diglosia.v1i1.pp13-18
Nababan, S. U. S. 1988. Psikolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Nuryana, A. 2003. Pemerolehan Bahasa Kedua dengan Peranan Lingkungan. Surabaya: UNESA (Tesis).
Pateda, M. 1990. Aspek-Aspek Psikolinguistik. Ende-Flores: Nusa Indah.
Pramujiono, A. 2012. Kesantunan Berbahasa dalam Wacana Dialog Televisi. Surabaya: Disertasi tidak diterbitkan.
Ramlan, M. 1983. Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono.
Rettob, T. 1992. Kajian tentang Strategi Komunikasi Pembelajar Bahasa Jerman (Sebuah Studi Kasus pada IKIP Surabaya). Tesis tidak dipublikasikan. Malang: IKIP Malang.
Rombepajung, J. P. 1988. Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa Asing. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti.
Schumann, J. 1987. Second Language Acquisition. The Pidginition Hypothesis: dlm Hatch (ed).
Sudaryanto, dkk. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Sugiono. 2009. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfa Beta .
Suhartono. 2005. Pengembangan Keterampilan Bicara Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas Dirjendikti.
Sumarsono & Partana, P. 2004. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sunarto. 2001. Metodologi Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial dan Pendidikan. Surabaya: UNESA University Press.
Supriyanto, T. 2009. Stilistika dalam Prosa. Jakarta: Pusat Bahasa.
Tarigan, H. G. 2009. Psikolinguistik. Bandung: Angkasa.
Tarone, E. 1981. “Some Thoughts on the Notion of Communication Strategies” dalam Faerch, C. & Kasper, G. (Eds.) 1983. Strategies in Interlanguage Communication. Essex: Longman.
Yulianto, B. 2009. Perkembangan Fonologis Bahasa Anak. Surabaya: Unesa University Press.
Published
2019-02-28
How to Cite
Arifin, S., Yahya, M., & Siddik, M. (2019). Strategi Komunikasi Siswa dan Guru Kelas XI SMAN 2 Sangatta Utara dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia . Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 2(1), 15-38. https://doi.org/10.30872/diglosia.v2i1.pp15-38